mail@lppdjatim.org +6281235081926

Optimalkan Beasiswa di Al-Azhar Mesir, LPPD Jatim Bertemu Pimpinan Markaz Syeikh Zayed

lppdjatim.org, Mesir- Pada hari Sabtu (1/4) Pimpinan Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur berkunjung ke Markaz Syeikh Zayed: Center For Teaching Arabic Non Natives/ Lita'limil lughatil arabiyah lighairil nathiqin biha di Kairo Mesir. Kunjungan ini dalam rangka untuk memperkuat kemitraan pesantren dengan perguruan tinggi, khususnya dengan Universitas al-Azhar. Untuk diketahui bahwa Markaz Sheikh Zayed adalah satu-satunya lembaga di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir yang fungsi utamanya untuk memetakan dan meningkatkan kompetensi Bahasa Arab bagi warga asing yang akan studi di Universitas Al-Azhar. 

Markaz Sheikh Zayed mengkoordinasi lembaga pengembangan kompetensi Bahasa Arab di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Sedangkan di Indonesia satu-satunya lembaga resmi yang dibawah koordinasi Markaz Sheikh Zayed adalah Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (PUSIBA) yang terletak Bekasi. Saat ini, PUSIBA dipimpin oleh KH. Muhammad Arifin, MA. Selama tiga tahun LPPD telah menjalin kemitraan dengan PUSIBA dalam peningkatan kompetensi Bahasa Arab, khususnya dalam seleksi dan matrikulasi.

Kunjungan ke Markaz Syeikh Zayed ini semakin menunjukkan komitmen LPPD Jatim yang menjadi lembaga dengan fungsi untuk memperkuat kemitraan pesantren dan mempercepat mengembangkan SDM pesantren melalui perguruan tinggi mitra sebagaimana visi besar Gubernur Jawa Timur.  

Dalam kunjungan ke Markas Sheikh Zayed, mewakili LPPD Provinsi Jawa Timur adalah Prof. Abd. Halim Soebahar, Prof. A. Muhibin Zuhri, Prof. Ahmad Fathoni dan Luluk Ashfiyah. Di Markaz Sheikh Zayed delegasi LPPD diterima oleh: (1) Ahmad Fauzi (Direktur Urusan kerja sama luar negeri OIAA),(2) Dr. Mahmoud Humaida (Direktur Akademik Markaz Sheikh Zayed), (3) Dr. Mohamad Toha (Wakil Direktur Akademik Maskaz Sheikh Zayed), dan (4) Ir. Abdel Ghaffar (Direktur Eksekutif Markaz Sheikh Zayed, yang menerima Vandel). Hadir pula dari KBRI Mesir antara lain Drs. KH. Muhlason Jalaluddin, MM dan Ahmad Muta'ali, Ph. D.

Dalam pertemuan tersebut, Prof. Abd. Halim Soebahar menyampaikan terima kasih atas sambutan penerimaan dari Pimpinan Markaz Sheikh Zayed. Ia berharap mudah-mudahan kerjasama ke depan akan semakin baik dan optimal. Dalam kesempatan tersebut, Prof Abd. Halim Soebahar juga menyampaikan salam Gubernur Jawa Timur atas segala perhatian dan pembinaan terhadap mahasiswa asal dari Jawa Timur yang sekarang berjumlah 90 mahasiswa.

Sedangkan Abdel Ghaffar selaku Direktur Eksekutif Markaz Sheikh Zayed dalam arahannya menyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kehadiran delegasi LPPD Provinsi Jawa Timur, Markaz Sheikh Zayed sepakat kerjasama yang akan datang agar diperkuat dan kemitraan dengan PUSIBA agar lebih dikuatkan juga.

Sejak 2019 LPPD telah menjalin kemitraan dengan 116 perguruan tinggi, salah satunya dengan Universitas Al-Azhar, dan telah memberikan manfaat bagi 5.680 mahasiswa untuk menempuh program sarjana (S1/M1), program magister (S2/M2), dan program doctor (S3), 90 mahasiswa diantaranya studi S1 di Universitas Al-Azhar.@hs

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang wajib diisi ditandai *

Hubungi Kami ?